AI Generatif Jadi Kebutuhan Kerja Tahun Depan – AI generatif menjadi salah satu topik yang menggema di sepanjang tahun ini. Cabang dari kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) ini juga ditaksir menjadi salah satu slot server kamboja no 1 kebutuhan kerja di tahun depan. Menurut laporan platform pembelajaran online Udemy, ada tiga aspek penting yang diperlukan oleh organisasi guna menyiapkan tenaga kerja di masa depan. Ketiganya meliputi keterampilan, AI generatif serta pengembangan kepemimpinan.

AI generatif

Menurut para ahli, AI generatif bisa menggantikan hingga 23 juta pekerjaan di Indonesia pada tahun 2030. Meski demikian, AI generatif juga ditaksir menciptakan hingga 23 juta pekerjaan baru pada tahun yang sama. Untuk itu, banyak perusahaan berupaya melatih karyawan memakai AI generatif dengan mengintegrasikan teknologi tersebut ke dalam rutinitas RTP kerja sehari-hari. Data Udemy juga menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pelatihan terkait AI sampai 60 persen dalam setahun terakhir. Peserta kursus di ChatGPT pun naik 4.419 persen pada kuartal I-2023.

Keterampilan (skill)

Sejumlah keahlian yang sebelumnya di anggap penting, kini tidak begitu relevan lagi. Pasalnya, setiap pekerjaan kini menuntut keterampilan yang lebih banyak lagi. Kondisi ini juga membuat perusahaan menekankan pengembangan dan validasi skill, ketimbang hanya bergantung pada gelar atau pengalaman kerja. Pada akhirnya, perusahaan juga berinvestasi pada pelatihan dan pengembangan bagi karyawan. Hal ini terlihat dari data Udemy yang menunjukkan adanya 10 juta pembelajar baru dengan lebih dari 134 juta kursus yang dipelajari dalam 12 bulan terakhir.

  • ChatGPT dari OpenAI
  • Environmental, Social, and Governance / ESG
  • Sertifikasi Google Professional Cloud DevOps Engineer
  • Ekonomi perilaku (Behavioral economics)
  • Strategi periklanan
  • Persiapan ujian sertifikasi dan perangkat lunak
  • Microsoft Azure Synapse Analytics
  • Autodesk 3ds Max
  • DevSecOps
  • Desain perangkat lunak

Baca Juga : Ilmuwan Manfaatkan Kayu Sebagai Sel Surya Ramah Lingkungan

Pengembangan kepemimpinan

Aspek selanjutnya yaitu pengembangan kepemimpinan. Aspek ini penting karena pekerja saat ini di nilai mengalami tekanan besar akibat perubahan seperti tren bekerja hybrib, kemunculan AI generatif, hingga kesenjangan keterampilan yang kian besar. Karena itu, selain skill dan AI generatif, penting bagi perusahaan untuk berinvestasi dalam hal pengembangan kepemimpinan, guna menghindari risiko transformasi digital di organisasi mereka. Data Udemy menunjukkan adanya peningkatan investasi dalam topik pengembangan kepemimpinan, seperti komunikasi, dasar-dasar manajemen, kecerdasan emosional, dan transformasi digital. Kursus coaching khususnya, mengalami lonjakan sebesar 177 persen dari tahun ke tahun, di antara para manajer dan tim kepemimpinan.